Sikap Hakim

Karena agama mengajarkan manusia menjadi pribadi yang baik, serta mengajarkan manusia bagaimana menjadi pemimpin untuk dirinya sendiri dan bagaimana menjadi pemimpin bagi orang lain5. Tips selanjutnya adalah meluangkan waktu untuk mengembangkan karyawan serta langkah karir mereka. Pemimpin harus bisa menyiapkan karyawan untuk menuju jalan kesuksesan secara pribadi. Berikan mereka bantuan berupa alat atau pelatihan yang memang dibutuhkan agar mereka bisa mencapai potensi maksimal. Dukung setiap individu untuk melihat lebih dalam apa kekuatan mereka dalam bekerja. Selain itu lihat apa yang membuat mereka terus termotivasi dalam bekerja.

Menurut Foss & Pederson , untuk mendapatkan hasil yang efektif dan mendapatkan keunggulan kompetitif, Berbagi Pengetahuan sangat penting dalam organisasi. Brown & Duguid mengatakan dalam hal ini ability staff, seleksi keahlian, pelatihan Knowledge saja tidak cukup. Namun, itu harus mempertimbangkan berbagi keahlian dan Berbagi Pengetahuan dengan orang lain yang membutuhkan. Berbagi Pengetahuan di dalam, antar tim, dan di antara karyawan memungkinkan organisasi untuk mengembangkan dan menggunakan sumber daya berbasis pengetahuan. “Qulil haqqo walau kaana murron.” Sampaikanlah olehmu kebenaran itu meskipun pahit.

Kami bertekad untuk senantiasa mengembangkan perusahaan kami berikut sumber daya manusianya. Jika penampokan, pencurian, pemerasan, perampasan, sudah jelas merupakan tindakan memakan harta orang lain dengan cara batil, yang dilakukan dengan jalan terang-terangan. Namun tindak penyimpangan dan atau kecurangan dalam menimbang, menakar dan mengukur barang dagangan, merupakan kejahatan yang dilakukan secara sembunyi-sembunyi. Sehingga para pemimpin yang melakukan kecurangan tersebut, pada hakikatnya adalah juga pencuri, perampok dan perampas dan atau penjahat, hanya mereka bersembunyi di balik lambang keadilan yakni, timbangan, takaran dan ukuran yang mereka gunakan dalam perdagangan. Memang, tidak semua dari kita ditunjuk atau dipilih sebagai pemimpin dari sekelompok orang. Kita memimpin dan menentukan apa yang kita pikirkan, kita memimpin apa yang hati kita katakan, dan kita memimpin apa yang tubuh kita kerjakan.

Selain itu, seorang pemimpin yang mempraktekkan kejujuran juga akan memberi pedoman yang baik kepada anggota timnya untuk menciptakan sebuahcultureperusahaan yang baik. Dalam situasi krisis khususnya, pantang untuk seorang pemimpin kehilangan ketenangannya. Kemampuan seorang pemimpin untuk menggerakkan juga penting, dimana seorang pemimpin mesti mampu menggerakkan para pengikutnya untuk mencapai tujuan dan tidak menjadi rapuh pada situasi krisis yang terjadi. Pemimpin yang bersikeras pada kesimpulan bahwa inilah jalan yang terbaik sering kali mereka kecewa. Evaluasi apakah pendekatan itu mendekatkan pada pencapaian tujuan atau tidak. Seorang pelaku bisnis yang baik selalu memiliki insiatif agar mampu memberikan solusi bagi permasalahan pelanggan terhadap bisnisnya.

memiliki sebuah sikap kepemimpinan

Hal-hal tersebut menjadi tanggung jawab masing-masing dan tidak bisa kita serahkan pada orang lain untuk dikerjakan. Perlu diingat juga bahwa semua pemimpin dalam segala skala dan bidang, selalu memulai posisinya sebagai pemimpin bagi dirinya sendiri. Musa memberi kita satu pelajaran lagi di ayat 24 dan 25 yaitu sikap mau mendengar dan melaksanakan masukan dari orang lain. Sekalipun ia telah berada di posisi yang cukup tinggi bahkan menjadi wakil Tuhan, ia tetap mau memperhatikan dan mendengar nasihat dari Yitro.

Bawahan seperti ini sebenarnya memiliki kemampuan untuk melakukan pekerjaan, akan tetapi kurang memiliki kemauan dalam melaksanakan tugas. Untuk meningkatkan produktivitas kerjanya, dalam hal ini pemimpin harus aktif membuka komunikasi dua arah dan mendengarkan apa yang diinginkan oleh bawahan. Dari beberapa gaya yang di tawarkan para ahli di atas, maka gaya kepemimpinan situasionallah yang paling baru dan sering di gunakan pemimpin saat ini. Dalam hal ini pimpinan/ pemimpin perlu membuka komunikasi dua arah, yaitu untuk membantu bawahan dalam meningkatkan motivasi kerjanya. Mendelegasikan Selanjutnya, untuk tingkat karyawan dengan kemampuan dan kemauan yang tinggi, maka gaya kepemimpinan yang sesuai adalah gaya “delegasi”. Mereka diperkenankan untuk melaksanakan sendiri dan memutuskannya tentang bagaimana, kapan dan dimana pekerjaan mereka harus dilaksanakan.

Pemimpin yang etis adalah mereka yang dapat berlaku adil dan menerapkan kesetaraan dan kesempatan yang sama bagi semua anggotanya. Perlakuan adil dan tidak diskriminatif akan mendorong kepuasan pengikut serta menciptakan lingkungan yang mendukung bagi semua orang untuk mengembangkan diri. Keinginan untuk memimpin harus datang dari dorongan diri sendiri dan bukan karena paksaan dari luar.

Semakin tinggi tingkat koordinasi dalam memperjuangkan otonomi, maka semakin tinggi pula potensi konflik apakah itu antar individu, kelompok maupun antar unit-unit dalam organisasi. Untuk kemudahan dan efisiensi waktu dalam pengelolaan pembukuan dan masalah akuntansi perusahaan Anda, ada baiknya untuk mempertimbangkan untuk menggunakan software program akuntansi yang memilki fitur terlengkap dan sesuai dengan kebutuhan usaha Anda, salah satunya adalah Accurate Online. Tujuan dari penjelasan visi ini agar karyawan bisa memahami hasil akhir yang akan diusahakan bersama. Selain itu, seorang karyawan tentunya akan membantu dalam mencapai visi yang telah ditetapkan dengan berbagai ide. Pemimpin harus mampu mendorong orang-orang yang dibawahnya berani berjalan di depan dan sanggup bertanggung jawab. Selama ini istilah Tut Wuri Handayani ini seolah-olah hanya wajib dimiliki oleh para pendidik saja.

Comments are Disabled