Para Bos, Inilah 10 Sikap Pemimpin Yang Disukai Karyawan

Kekuatan bahasa mampu mengubah pikiran atau suasana hati seseorang, begitupun dengan komunikasi yang dilakukan antara pemimpin dengan para bawahannya. Seorang pemimpin wajib memiliki sikap disiplin diri karena merupakan tanggung jawab bagi seorang pemimpin untuk melakukan tugas dan pekerjaannya. Sikap disiplin diri ini dapat di lihat dari cara pandang mereka dalam mengambil keputusan, mengatasi dalam setiap permasalahan yang terjadi, dan mendelegasikan setiap pekerjaan kepada bawahan. Seorang pemimpin tanpa memiliki sikap disiplin diri, secara tidak langsung akan melalaikan tugas dan pekerjaan yang seharusnya mereka kerjakan. Jika ini terjadi tentu saja akan berdampak buruk pada organisasi yang dipimpinnya.

Sebagaimana kita ketahuibahwa hamper di semua jembatan timbang memiliki permasalahan yang sama, yaitu disiplin pegawai dalam melaksanakan tugas masih rendah. Sebenarnya dapat dimaklumi apabila permasalahan ini kerap terjadi, mengingat bekerja sebagai petugas jembatan timbang tidaklah ringan. Pegawai berkerja nonstop selama 12 jam/ perhari, resiko kejenuhan dalam bekerja, polusi udara dan kebisingan menjadi bagian yang tak terpisahkan dalam tugas sehari – hari pegawai jembatan timbang. Hughes et al. mendefinisikan kepemimpinan sebagai suatu proses mempengaruhi suatu kelompok yang terorganisir ke arah pencapaian tujuan kelompok tersebut. Dalam definisi tersebut, tersirat adanya kemampuan untuk memotivasi orang lain, dan hal tersebut dipercaya banyak orang sebagai satu kualitas terpenting dari seorang pemimpin yang baik.

Grid three manajer memiliki rasa tanggung jawab yang tinggi terhadap orang-orang dalam organisasi, tetapi perhatian terhadap produksi adalah rendah. Gaya seperti ini lebih mengutamakan bagaimana menyenangkan hati bawahannya agar bawahannya dapat bekerja rileks, santai, bersahabat, tetapi tidak ada seorangpun yang berusaha untuk mencapai produktlvitas. Kemampuan kendali ini tidak serta merta menguat secara hierarkis, melainkan perlu dibangun melalui proses-proses yang melahirkan legitimasi baik legitimasi ke dalam birokrasi maupun legitimasi di tingkat masyarakat. Untuk itu, perintah seorang pemimpin yang tegas dan jelas serta tidak berubah-ubah sangat diperlukan dalam birokrasi, sehingga pelaksanaan sebuah kebijakan akan konsisten dan efektif. Namun demikian, dalam menghadapi COVID-19 dengan tingkat kompleksitas tinggi, dibutuhkan perencanaan yang berbeda mengikuti kecenderungan perubahan yang terjadi. Perencanaan yang berbeda ini diikuti dengan lahirnya kebijakan yang secara khusus ditujukan untuk menghadapi kondisi darurat tersebut.

Tanpa menjalin hubungan yang baik dan kepercayaan, kita tidak akan bisa mencapai hal-hal yang ingin dicapai dalam berbisnis. Namun nyatanya, seorang pemimpin tidak langsung memiliki keunggulan ini. Pada praktiknya akan membutuhkan proses yang bisa dipelajari dan dilatih. Pemimpin dapat bersifat laksana Lautan , samudra itu bersifat luas, dapat memuat apa saja bahkan bisa untuk menampung segala benda.

Setelah anak bisa hidup mandiri maka orang tua akan dengan mudah mengajarkan anak untuk memimpin orang lain dalam contoh-contoh perbuatan kecil, misalnya memimpin doa sebelum makan, mengatur waktu untuk belajar dan bermain, mengajari cara bergaul yang benar dengan orang lain. Diharapkan nantinya ketika anak sudah memasuki bangku sekolah, sifat-sifat sebagai calon pemimpin best telah tertanam dalam dirinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh perilaku kreatif pemimpin terhadap kreativitas organisasi melalui iklim kerja dan berbagi pengetahuan antara pimpinan dan bawahan. Salah satu faktor yang sangat menentukan pengelolaan dinamika proses sosial dalam pembangunan budaya sadar risiko yang positif adalah gaya kepemimpinan.

Didalam dunia bisnis, tentu setiap pemimpin akan merasakan masa dimana mereka mengalami jatuh dan bangun ketika membangun sebuah usaha. Dalam situasi seperti itulah karakter pemimpin yang tenang dalam menghadapi situasi seperti itu sangat diperlukan. Bass berargumentasi bahwa kepemimpinan transformasional lebih efektif dibanding kepemimpinan transaksional dipandang dari sisi kontribusi pemimpin transformasional yang lebih banyak dalam memotivasi para anggota kelompoknya dibandingkan dengan pemimpin transaksional.

Dan kondisi disrupsi menemukan momentumnya kala pandemi Covid-19 mendera dunia. Menurut Yullyan, inner auditor memiliki peran penting dalam sebuah organisasi karena menjalankan audit keuangan, audit kinerja, mengawasi proses bisnis perusahaan, memberikan konsultasi serta penilaian secara obyektif atas pencapaian organisasi atau perusahaan. “Intinya internal auditor harus jadi penasehat terpercaya bagi organisasi atau perusahaan di period disrupsi. Sedangkan, seseorang dengan mannequin kepemimpinan transaksional gemar menggunakan kekuasaannya untuk mencapai target yang diinginkannya dan bersifat top-down untuk mengendalikan orang yang dipimpinnya dengan memberi reward dan punishment. Namun, sebagai mahluk sosial yang berkenaan dengan orang banyak, mereka yang terpilih sebagai pemimpin perlu memperhatikan kualitas leadership yang berorientasi pada kepentingan bersama dan tidak bersifat dominan. Agama di suatu masyarakat tergantung dari agama dan keyakinan pemimpinnya.

memiliki sebuah sikap kepemimpinan

Membuka akses kepada bawahan untuk memberikan masukan masukan berkaitan dengan pengambilan keputusan dan pada saat timbul permasalahan dalam pelaksanaan pekerjaan . Penyempumaan dalam program, dalam kualitas mengajar dalam kelas dan sifat sekolah sebagai lembaga pendidikan formal, sehingga dengan demikian berubah pula pandangan dan penghargaan masyarakat. Bangsa yangdemokratis menerima tantangan kepemimpinan karena kita mempunyai kepercayaan akan kemampuan seseorang untuk melakukan sesuatu dengan rasa tanggung jawab yang mendalam. Dengan demikian masalah‑masalah dunia harus dijawab dengan tindakan‑tindakan yang nyata , bukan dengan pidato‑pidato.

Dengan menyadari apa yang menjadi tanggung jawabnya dan berkomitmen sungguh-sungguh untuk menjalankan amanah tersebut, pastinya pemimpin itu akan menjadi sosok pemimpin yang baik dan disenangi oleh setiap orang dalam organisasi. Kunci untuk menjadi pemimpin yang sukses belajar melakukan delegasi yang efektif. Bawahan yang diberi delegasi diberikan tidak hanya tugas, namun juga wewenang untuk menyelesaikan tugas. Seorang pelaku bisnis bertanggung jawab menentukan arah perkembangan bisnisnya.

Empati dipahami sebagai suatu kemampuan untuk memahami kebutuhan orang lain, yang artinya mengerti dengan benar perasaan dan pikiran orang lain. Berkaitan dengan memahami kebutuhan, perasaan dan pikiran orang lain, ini tidak berarti kita setuju dengan mereka, namun kita menunjukkan kemauan untuk menghargai dan memahaminya. Empati akan mampu mempromosikan perilaku prososial maupun perilaku menolong orang lain. “Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ekonomi mengadakan kegiatan ini sebagai langkah kongkrit untuk memberikan pendidikan karakter dan perilaku yang baik, sehingga diharapkan mahasiswa bisa memanfaatkan acara ini sebagai tabungan ilmu dan pengalaman untuk masa depan,” kata Syamsul. Mengenali diri sendiri menjadi langkah awal agar mengetahui kelebihan diri sendiri dan hal-hal yang perlu dikembangkan.

Comments are Disabled